Vespa adalah salah satu merk kendaraan skuter yang modelnya sangat unik. Jika design skuter lain sudah berkembang kemana-mana, vespa tetap tampil dengan karakternya yang sangat kuat. Nama Vespa diambil dari bahasa latin dan itali yang artinya adalah tawon atau sejenis serangga yang bentuknya mirip gabungan antara lebah dan semut.
Awal sejarah tercipta vespa adalah ketika Enrico Piaggio meminta bantuan seorang ahli mesin pesawat terbang untuk mendesain kendaraan murah meriah, mudah dikendarai untuk pria dan wanita, dapat membawa penumpang dan tidak membuat pakaian pengendaranya kotor ketika mengendarai. Setelah desain selesai, Piaggio mempatenkan Vespa pada bulan April 1946.
Sejak itu, Vespa terjual bak kacang goreng di mana-mana dan klub penggemar skuter ini menjamur di seluruh dunia. Skuter yang oleh beberapa orang disebut Motor Kespa’ atau Ninja Kembung ini memiliki penggemar fanatik yang cukup banyak tersebar di seluruh pelosok Nusantara. Di sekitar wilayah kita, terdapat sekitar lima buah klub penggemar Vespa.
Salah satu yang memiliki member terbanyak adalah Beruang Madu Scooter Club, yang disingkat BMSC. Di Base Camp nya selain kerap dibuat ajang kumpul dan berbagi cerita soal tunggangan mereka, base camp ini memiliki tampak depan sebagai sebuah bengkel. “Kami mengadakan pertemuan informal atau kumpul saling bertukar informasi bersama anggota klub setiap malam minggu “, ujar Maya cewek pecinta vespa klasik ini.
Selama satu bulan sekali mereka bertemu antar klub Vespa. “Hingga saat ini, BMSC memiliki jumlah anggota cukup banyak pemilik skuter Vespa. ”, tambahnya. Nilai tambah yang sangat menonjol adalah nilai kekeluargaan sesama anggota. Misalnya saja setiap ada pengemudi Vespa yang sedang kesusahan dijalan atau mogok, bisa dipastikan akan dibantu oleh pengendara Vespa lain yang melintas.
Malahan pernah terjadi motor mogok di tepi jalan langsung ditawarkan untuk diantar pulang dengan menggunakan mobil oleh sesama pengendara Vespa. Padahal mereka baru saja saling mengenal. Ada empat jenis aliran dalam klub skuter ini, yaitu yang pertama adalah aliran klasik. Selain modelnya yang antik, aliran klasik ini mempertahankan keaslian komponen atau asesoris asli. Aliran kedua adalah aliran Air Brush.
Berhubung teknik dan kreatifitas imajinasi gambar tanpa batas menjadikan aliran ini memiliki nilai seni yang cukup tinggi . Aliran Extreme adalah aliran modifikasi yang benar-benar radikal. Misalnya Vespa yang dipanjangkan bodynya dengan menggabungkan dua unit skuter menjadi satu, atau Vespa yang dibuat serendah mungkin ground clearence-nya alias ceper, dan masih banyak lagi. Terakhir adalah aliran touring style. Aliran ini berbentuk lebih macho lengkap dengan ornamen khusus touring.